Banyak orang beranggapan bahwa doa adalah cara untuk menghindari masalah, seolah-olah dengan berdoa, hidup akan terbebas dari kesulitan. Namun, kenyataannya doa bukanlah jaminan bahwa badai kehidupan akan berhenti menerjang. Doa bukan perisai yang membuat kita kebal dari ujian, tetapi doa adalah kekuatan yang membuat kita tetap tegak meskipun diterpa gelombang cobaan. Ketika kita berdoa, kita bukan sedang meminta kehidupan tanpa rintangan, melainkan memohon ketenangan hati agar mampu melewati setiap rintangan dengan lapang dada.
Dalam doa, kita menyerahkan segala kecemasan kepada Yang Maha Kuasa, menyadari bahwa di balik setiap kesulitan pasti ada hikmah yang belum kita pahami. Doa mengajarkan kita untuk berserah tanpa menyerah, untuk tetap terus melangkah meski kaki terasa berat. Saat dunia terasa menekan dari segala arah, doa menghadirkan kedamaian yang melampaui logika, yaitu sebuah ketenangan yang tidak datang dari keadaan yang membaik, tetapi dari hati yang percaya. Karena sejatinya, kebahagiaan bukanlah tentang hidup tanpa masalah, melainkan tentang memiliki jiwa yang damai meskipun berada di tengah badai.
maka dari itu doa ialah sebagai bentuk kita meminta dan berserah diri kepada Allah SWT agar kita mampu untuk melewati segala cobaan yang Allah berikan, dan kita juga harus berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan harapan yang kita panjatkan. "pada intinya, doa adalah permohonan tulus kepada-Nya, tetapi terkabulnya doa sangat bergantung pada usaha kita serta kesungguhan dalam mendekatkan diri kepada-Nya. Sebab, hanya Dia-lah Sang Pengabul doa sejati".
"Sebuah payung tidak bisa menghentikan hujan, tetapi ia mampu melindungi kita dari derasnya air hujan. Seperti halnya doa, doa tidak membuat kita luput dari masalah, tetapi doa dapat membuat kita tenang meskipun kita berada di tengah-tengah masalah."
_Penulis_