Bondowoso, 15 Februari 2025 – Dalam upaya meningkatkan tata kelola masjid yang profesional dan berdaya guna, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) SDG’s Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso berkolaborasi dengan Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF), Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonosari dan A3Fresh02 mengadakan Sekolah Manajemen Masjid Indonesia (SMMI). Acara yang berlangsung di Aula Lantai 3 IAI At-Taqwa Bondowoso ini dihadiri oleh 100 peserta perwakilan masjid dari berbagai desa di Kabupaten Bondowoso.
SMMI menjadi forum penting bagi para pengurus masjid dalam mengembangkan wawasan dan keterampilan manajerial agar masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat. Acara ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, di antaranya:
- KH. Imam Barmawi Burhan (Ketua Yayasan At-Taqwa Bondowoso) yang membuka acara dengan menekankan pentingnya masjid sebagai pusat peradaban Islam yang dikelola dengan baik.
- KH. Ahmad Shodiq (Ta'mir Masjid At-Taqwa Bondowoso) yang membahas strategi meningkatkan partisipasi jamaah dan optimalisasi kegiatan sosial berbasis masjid.
- M. Yusuf Nasyiruddin (Ta’mir Masjid Siti Aminah Al-Askar Pajarakan Probolinggo) yang berbagi pengalaman tentang inovasi pengelolaan keuangan masjid agar lebih transparan dan akuntabel.
- KH. Abdurrahman Ilyas (Ketua DMI Kabupaten Bondowoso) yang menyoroti pentingnya sinergi antara masjid dan komunitas untuk membangun kesejahteraan umat.
Para peserta yang terdiri dari pengurus masjid dari berbagai desa di Bondowoso tampak antusias mengikuti sesi demi sesi. Mereka mendapatkan wawasan baru tentang pengelolaan dana masjid, peran masjid dalam pemberdayaan ekonomi jamaah, hingga strategi dakwah yang lebih efektif di era digital.
Salah satu peserta, mengungkapkan bahwa pelatihan ini membuka perspektif baru dalam mengelola masjid. "Kami mendapat ilmu praktis yang bisa langsung diterapkan, mulai dari transparansi keuangan hingga program sosial berbasis masjid," ujarnya.
Acara ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan penandatanganan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan masjid di Bondowoso. Dengan adanya SMMI, diharapkan masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, sosial, dan ekonomi bagi umat Islam.
Kolaborasi antara UKM SDG’s, YDSF, MWCNU Wonosari dan A3Fresh02 ini menjadi langkah nyata dalam membangun masjid yang lebih maju dan berdaya guna bagi masyarakat.