Hidup bukan hanya sekadar hitungan hari yang dihabiskan di dunia ini, melainkan sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan teka-teki, tujuan, dan pelajaran. Namun, sering kali, manusia terjebak dalam rutinitas yang sama setiap hari bekerja, makan, tidur, ibadah dan hal tersebut terus berulang. Tanpa merenungi makna yang terkandung di balik setiap peristiwa yang kita lalui, hidup bisa terasa hampa, seperti kapal yang berlayar tanpa arah. Mengetahui makna di balik kehidupan adalah kunci untuk menjalani hari-hari dengan penuh kesadaran, harapan, kedamaian dan menambah kecintaan kepada tuhan.
Hidup, pada dasarnya, adalah sebuah skenario yang telah dirancang dengan bijaksana oleh Sang Pencipta. Setiap kejadian, baik yang kita anggap menyenangkan maupun menyakitkan, hal itu memiliki tujuan yang lebih besar dari apa yang tampak di permukaan. Ketika kita mulai menyadari bahwa setiap cobaan adalah bentuk kasih sayang tuhan untuk mendewasakan jiwa, dan setiap kebahagiaan adalah anugerah-Nya untuk mensyukuri, maka hidup menjadi jauh lebih bermakna. Hidup bukanlah tentang apa yang terjadi pada kita, tetapi bagaimana kita memaknainya.
Mengetahui makna hidup juga berarti memahami bahwa keberadaan kita di dunia ini bukanlah suatu kebetulan. Ada alasan mengapa kita dilahirkan, mengapa kita menghadapi situasi tertentu, dan mengapa kita bertemu dengan orang-orang tertentu. Dalam pandangan ini, bahkan hal-hal kecil seperti senyuman seseorang, kesulitan yang tampaknya tiada akhir, atau pertemuan singkat yang meninggalkan kesan mendalam, semuanya adalah bagian dari narasi besar kehidupan yang telah ditetapkan.
Namun, makna hidup tidak akan tersingkap begitu saja. Ia memerlukan pencarian yang aktif melalui perenungan, doa, penelitian, pembelajaran, dan keberanian untuk bertanya tentang tujuan utama keberadaan kita. Ketika kita memahami bahwa hidup adalah perjalanan menuju sang pencipta, dan bahwa setiap langkah adalah kesempatan untuk memperbaiki diri dan mendekatkan hati kepada-Nya, maka setiap detik waktu menjadi sangat berharga. Bahkan kesulitan hidup sekalipun menjadi sarana untuk mengasah ketabahan dalam hati, bukan hanya sekadar beban yang harus dihindari.
Dengan memahami makna di balik hidup, kita tidak lagi menjalani hari-hari hanya untuk memenuhi kebutuhan duniawi semata. Kita mulai hidup dengan kesadaran bahwa setiap detak jantung adalah amanah, setiap rezeki adalah titipan, dan setiap kesempatan adalah ujian. Kita belajar untuk menghargai momen-momen sederhana, mensyukuri apa yang ada, dan memandang masa depan dengan penuh harapan, sebab kita yakin bahwa semuanya memiliki alasan yang indah, meskipun kadang belum terlihat untuk saat ini.
Hidup dengan makna adalah hidup yang dipenuhi tujuan, keberanian, dan rasa syukur. Ketika makna itu menjadi pusat dari segala yang kita lakukan, maka dunia ini tidak lagi menjadi tempat yang melelahkan, tetapi menjadi panggung untuk mempersiapkan diri menuju kehidupan yang lebih abadi. Karena sesungguhnya, hidup hanya menjadi benar-benar hidup jika kita tahu mengapa kita hidup.
"Hidup bukanlah sebuah masalah yang harus dipecahkan, melainkan sebuah kenyataan yang harus dialami"
Soren Kierkegaard_